Serunya Ngoprek Bareng KPLI Bogor

Pada hari Sabtu, 30 Juni 2007 bertempat
di ruang MIPA-1 Kampus Baranangsiang IPB Bogor, dilaksanakan acara
Ngoprek Bareng Bulanan KPLI Bogor. Acaranya cukup seru dan
dihadiri sekitar 30 peserta. Acara bulan Juni ini bertopik Linux
Networking dan dibawakan oleh ari_stress.

 

"Awalnya kenal KPLI Bogor ini
dari chatting2 dengan Mas Arif di room #kpli-bogor di server
irc.freenode.net, juga dari postingan rekan2 di mailing list KPLI
Bogor di kpli-bogor@googlegroups.com"
, demikian
ari_stress memulai ceritanya.

Lalu bagaimana sampai saya bisa
membantu mengisi acara Ngoprek Bulanan KPLI Bogor? Seperti biasa saya
sedang online di room #kpli-bogor bersama Mas Arif.

Kemudian saya melihat2 website KPLI
Bogor di http://bogor.linux.or.id. Disitu tertera ada acara
bulanan mengenai Ngoprek Linux. Topiknya beragam mulai dari
Installasi Linux, Mengenal Aplikasi Linux untuk Pendidikan,
Konfigurasi X, sampai Desktop Publishing Linux.

"Mas Fajar, bagaimana kalau
mengisi acara Ngoprek?"
, kata Mas Arif.

Awalnya saya menolak, sebab saya baru
saja ikut2an KPLI Bogor kok sudah langsung mengisi acara, mungkin
saja ada yang lebih tepat dari saya. Tapi setelah beberapa hari,
tergiang kembali perkataan Pak Made I. Wiryana "Balaslah jasa
para senior yang telah membantumu, dengan jalan membantu para newbie
sesudah kamu."

Akhirnya saya terpanggil juga. Dan
kebetulan materinya bisa saya handle, jadilah saya menyusun outline
materinya. Materinya sengaja tidak melulu Networking melainkan
terdapat pula Introduction to Linux dan Installasinya.

Berikut adalah outline materinya:

1. Gambaran keluarga Linux, kenapa
banyak sekali distro? Mana yang terbaik?

2. Install Fest (bila LAN tersedia,
akan dilakukan installasi lewat server)

2a. Linux Partitioning (bagaimana
mengatur partisi di Linux)

3. Mensetup Networking di Linux

3a. IP Address, sub netting

3b. Default gateway

3c. DNS client

4. Membuat virtual IP address

5. Kesimpulan dan penutup

Persiapan

Outline materi sih memang sudah
terbayang, tapi detail materinya belum tertumpahkan dalam bentuk
presentasi yang baik. Akhirnya setelah begadang beberapa hari,
jadilah materinya dalam bentuk presentasi berikut templatenya. Materi
sebanyak 16 halaman ini kemudian diperbanyak 20 copy. Sip. Siap deh.

Peralatan yang dibawa untuk presentasi
adalah:

2 buah notebook, satu sebagai server
installasi dan satunya sebagai target installasi.

1 buah router wireless Linksys WRT54GL
sebagai "hub" installation bila ada rekan2 lain yg ingin
juga mencoba.

Kabel2, air minum, permen, tissue,
spidol, duit (untuk kaos KPLI Bogor yang keren itu), kartu nama, dll.

Dari pihak panitia menyediakan gedung,
ruangan lengkap dengan LCD proyektor, kursi2, papan tulis, udara
bersih yang sejuk, konsumsi, dan peserta yang membludak.

Perjalanan

Dari rumah saya berangkat jam 8.20-an.
Saya perkirakan karena jarak yang dekat, hanya akan memakan waktu 20
menitan kalo jalanan lancar dan sedikit ngebut 120km/jam 🙂 Eh, ngga
tahunya selepas pintu tol Bogor, sudah terjadi antrian panjang di
traffic light terminal Baranangsiang. Dan yang menyebalkan arus masuk
ke Bogor dari arah Jagorawi dialihkan ke kiri, padahal cuma tinggal 2
mobil lagi ke saya. Setelah dialihkan ke kiri, ternyata putarannya
ditutup, padahal kembali tinggal 2 mobil lagi ke saya. Jadilah saya
dan 2 mobil di depan saya itu ngomel2 karena terpaksa mengambil jalan
putar yang lebih jauh. Pengemudi mobil yang paling depan sempat
bersitegang dengan petugas polisi yang menutup putaran pertama
tersebut, tapi setelah dipelototin oleh Pak Polisi yang sangar,
pengemudi mobil tersebut jalan kembali.

Setelah memutar, jalanan memang sudah
padat sekali, tapi masih berjalan pelan2 sebab Pak Polisi membuka 1
jalur tambahan, saya mengambil jalur tambahan paling kanan tersebut
karena memang akan berbelok ke kanan nantinya. Ternyata walaupun saya
sering melewati kampus IPB, tapi karena saya belum pernah masuk ke
dalamnya jadi tidak tahu pintu masuknya darimana, alhasil kampus IPB
pun terlewati. Walah…. bagaimana ini. Akhirnya daripada muternya
terlanjur jauh, saya pun nekat masuk ke halaman rumah sakit PMI Bogor
cuma untuk memutar. Satpam rumah sakit sempet bengong melihat saya
yang tiba2 masuk ke halaman tapi kemudian langsung keluar lagi
dari…. pintu masuk, jadi saya ternyata melawan arus. Terlanjur deh,
cuek…

Setelah berhasil ke kampus IPB,
selanjutnya adalah mencari gedung MIPA 1 di dekat sekretariat Ilmu
Komputer. Ternyata kampus IPB tuh besar juga, saya kira cuma ada 2
gedung di depan yang terlihat dari jalanan, ternyata di belakangnya
masih banyak gedung2 lainnya dan luas sekali. Sambil menggendong 2
buah notebook dan 2 kantong plastik berisikan kabel2, air, dan
perlengkapan lainnya, jadilah saya muter2 bertanya2 ke orang2 di
letak ruang MIPA 1. Akhirnya setelah kira2 bertanya ke beberapa puluh
orang, sampailah saya ke sebuah gedung, dan bertemu dengan seorang
Bapak yang kelihatannya berwenang disana, beliau memerintahkan
seorang petugas kampus untuk mengantarkan saya. Terima kasih Pak 🙂

Jalannya Acara

Jam telah menunjukkan pukul 9 kurang
ketika saya tiba di ruangan. Disana telah menunggu Mas Utian dan
beberapa rekan. Kita berkenalan sambil mengobrol2 dan mempersiapkan
presentasi. Tidak lama kemudian Mas Arif tiba pula bersama rekan2
yang lain. Wah ramai! Selanjutnya rombongan demi rombongan masuk ke
ruangan. Ruang MIPA 1 yang merupakan ruang kelas IPB tersebut tidak
terasa telah hampir terisi penuh. Materi yang saya siapkan pun sampai
tidak cukup sebab perkiraan kita pesertanya sekitar 20-an, tapi yg
datang mencapai sekitar 30-an orang.

Acara dibuka oleh Mas Utian dan
selanjutnya presentasi dimulai. Presentasinya berjalan santai dan
tidak melulu membahas apa yang tertera di slide, melainkan juga
diselingi pemutaran beberapa film pendek seperti film Vista vs Ubuntu
beryl. Di film terlihat sekali keunggulan Opensource atas Vista di
segi Desktop Effect.

Oya, karena notebook yang saya gunakan
tidak support menampilkan layar ke LCD proyektor sebelum OS terload,
maka agar peserta tetap dapat mengikuti proses installasi, maka
dilakukanlah improvisasi dengan menjalankan proses installasi secara
remote menggunakan VNC. Linux memang canggih 🙂

Demo installasi tidak dilakukan sampai
selesai sebab memang prosesnya cukup lama dan juga ternyata si
notebook target installasi melakukan koneksinya lewat wifi connection
dan bukannya kabel eth0. Sebenarnya melakukan installasi lewat wifi
pun tidak masalah asalkan di dalam proses installasi driver wifinya
tidak kita install, sebab bila tidak ia akan menimpa drivernya itu
dan akibatnya proses installasi berhenti.

Acara langsung dilanjutkan dengan demo
mengatur networking menggunakan command line, dalam hal ini command2
dari iproute, seperti ip address show, ip address add, ip route show,
dll. Sambil dicampur dengan acara tanya jawab. Seru sekali, banyak
peserta yang antusias mengajukan pertanyaan2, mulai dari yang newbie
sampai yang cukup advance, seperti "Bagaimana membuat dual boot
di Linux, sampai bagaimana menghidupkan/mematikan services di Linux".

Setelah makan siang, acara kita
lanjutkan dengan diskusi rencana2 KPLI Bogor ke depannya yang
dipimpin oleh Mas Utian. Banyak masukkan2 menarik yang disampaikan
oleh peserta, sambil diselingi dengan guyonan2 khas Opensource. Acara
yang direncanakan berakhir pukul 13.00, akhirnya baru selesai sekitar
pukul 15.00. Kita pun melakukan foto2 bersama dan say goodbye until
next time 🙂

Penutup

Demikianlah pengalaman mengikuti acara
bulanan Ngoprek Bareng KPLI Bogor kali ini. Memang beda sekali
atsmosfer para pengguna Opensource dengan Proprietary. Di Opensource
terasa sekali spirit kebersamaan dan perjuangannya. Para peserta
datang dengan sukarela dan bukan karenan iming2 hadiah atau
merchandise apapun. Semuanya dilakukan secara sukarela dan
berlandaskan idealisme rasa peduli kepada kemajuan bangsa. Mengapa
menghabiskan uang ratusan miliar untuk lisensi proprietary dimana
sebenarnya terdapat alternatif Opensource yang relatif lebih hemat?
Tegakah kita menghabiskan devisa negara untuk hal2 seperti itu,
dimana kenyataannya masih banyak rakyat yang terpaksa makan nasi
aking, balita yang meninggal karena kurang gizi, anak2 putus sekolah
karena tidak ada biaya, dll…. Marilah kita semua membulatkan tekad
bersama memajukan bangsa bersama Opensource.

NB: artikel ini dan materi
presentasinya dapat di download. Jangan lupa register dulu. Filenya
dapat di download dari menu download > masuk kategori artikel >
linux umum > sort berdasarkan submit date.


Terima kasih KPLI Bogor khususnya dan
semua rekan2 seperjuangan di Opensource.

Ilmu Pengetahuan adalah Milik Bersama.

Merdeka!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.